4 Jenis Jamur yang Paling Beracun – Cendawan atau jamur merupakan salah satu jenis tumbuhan yang tak mempunyai zat hijau daun, walaupun begitu cendawan tetaplah menjadi sayuran yang lezat dan nikmat, terlebih lagi jika sudah diolah menjadi aneka masakan.

Meskipun mempunyai rasa yang enak, namun patut kamu ketahui bahwa ada banyak jenis tumbuhan cendawan diseluruh dunia. Banyak diantaranya tumbuh secara liar di hutan ataupun tanah gambut, dan tak semua spesies jamur bisa dikonsumsi.

Pasalnya cendawan juga ada yang beracun alias berbahaya sehingga tidak aman untuk di makan mahluk hidup. Maka dari itu setidaknya jika kamu dihutan dan menemukan beberapa jamur liar, harus bisa membedakan mana yang aman dimakan dan mana yang tidak.

Nah berikut ini beberapa macam jenis cendawan liar beracun yang bisa kamu ketahui :

1. Fly Agaric

Fly Agaric (Amanita muscaria) atau biasa juga disebut dengan cendawan lalat agaric atau lalat amanita dari genus amanita. Merupakan spesies fungi yang tumbuh pada kawasan beriklim boreal dibelahan bumi bagian utara.

Ciri khas cendawan fly agaric ialah memiliki bentuk cukup besar, berbatang putih, dibagian kepala (topi) berwarna merah hingga orange serta memiliki banyak bintik putih. Beberapa varietas dari fly agaric ada juga yang berwarna kuning cerah dan coklat namun tetap dengan ciri khas bintik putih.

Dilihat dari tampilannya yang cerah dan menantang, sudah dapat diketahui bahwa jenis cendawan satu ini memberi peringatan bahwa untuk menjauh apa lagi dikonsumsi. Hal ini dikarenakan fly agaric memiliki kandungan toxic berupa muscimol dan asam ibotenic pada bagian kepalanya.

Kedua senyawa tersebut dapat menyebabkan gejala halusinogen dan perubahan prilaku, beberapa efek samping dari cendawan fly agaric lainya ialah bisa menyebabkan gangguan pencernaan, gangguan sistem saraf, muntah, diare, mulut kering, pusing, perubahan denyut jantung, sulit mengerakan anggota tubuh, hingga bisa menyebabkan koma.

2. cendawan Morel Palsu / Morel False

Istilah nama morel palsu merujuk pada tumbuhan dengan nama latin Gyromitra Esculenta dari genus Gyromitra. Bentuknya pun unik dimana morel palsu tumbuh setingi 10 cm, dan memiliki topi kepala berwarna kecoklatan yang keriput alias bergurat seperti otak. Tak kala tumbuhan satu ini juga disebut sebagai cendawan otak.

Verpa Bohemica adalah spesies lainya dari jenis Morel, walaupun mirip Verpa kerap dikonsumsi masyarakat Eropa dan Amerika dengan pengolahan yang benar. Namun tetap saja kadar racun dari jenis cendawan Morel tak jau beda.

Kandungan senyawa berupa monomethyl hydrazine (MMH) dapat menyebabkan timbulnya pusing, diare, kram perut, muntah, sakit kepala bahkan bisa menyebabkan kematian jika salah konsumsi. Selain itu cendawan berbahaya Morel juga memiliki zat karsinogenik yang bisa memicu penyakit kanker dan tumor.

3. cendawan Payung Maut

Dalam bahasa inggris disebut dengan death cap (Amanita Phalloides), yaitu fungi Basidiomycota yang paling mematikan alias beracun dari salah satu genus Amanita, yang tersebar secara luas di seluruh Eropa bagian.

Sekilas cendawan beracun satu ini mirip dengan cendawan jerami dan caesar yang kerap dikonsumsi, namun nyatanya kamu harus lebih teliti dalam melihat. Fungi satu ini dapat di dengan warna tudung kepalanya kekuningan dan hijau terang, serta akan terasa sedikit lengket jika terkena hujan.

Jika sulit untuk memdekanya baiknya untuk tidak mendekati tumbuhan satu ini, setidaknya sekitar setengah dari cendawan Payung Maut sudah cukup untuk menyebabkan kematian. Dan efek jangka panjangnya bisa menyebabkan gangguan organ ginjal dan hati.

4. Galerina Marginata

Galerina marginata merupakan nama latin dari cendawan pelapuk putih dalam keluarga Cortinariaceae. Secara filogenetik fungi satu ini sedikit berbeda dengan pelapuk putih Pleurotus ostreatus dan Phanerochaete chrysosporium. Harfiah pelapuk putih sangat beracun karena mengandung senyawa amatoksin yang berbahaya.

cendawan Pelapuk Putih juga bisa ditemukan berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Amerika, Asia hingga Australia. Sekilas bentuknya juga tak jauh beda dengan beberapa jamur yang bisa dikonsumsi.

Meskipun kadar racunya lebih rendah jika dibandingkan dengan spesies cendawan Amanita, Galerina marginata masih termasuk kagtegori fungi beracun yang mematikan. Dalam jumlah yang sedikit jika terkonsumsi bisa keracunan dan mengancam keselamatan. Nah itulah beberapa Jamur yang Paling Beracun