Akurasi flow meter

Akurasi flow meter lumayan bervariasi, cocok dengan style dan style berasal dari flowmeter yang diproduksi. Ada yang membawa akurasi 5%, 2%, 1%, 0.5% lebih-lebih tersedia yang 0.2 % dan lebih bai. Untuk style flow mete air kebanyakan kisaran yang diinginkan terkecuali untuk kwalitas proses dan produk menggapai 0.5% hingga 1%. Sedangkan terkecuali digunakan untuk irigasi dan pemantauan flow rate untuk menajga performa mesin layaknya pada proses pendinginan mesin kebanyakan berkisar pada angka 2% hingga 5%.

Namun untuk proses tertentu yang dambakan kwalitas proses dan produk yang sangat tinggi atau dikarenakan mahalnya liquid yang diukur maka akurasi flowmeter diinginkan pada kisaran 0.2%. Untiuk kasus ini lebih baik mampu gunakan style flow meter coriolis yang tenar dengan sebutan mass flow meter. Karena namnya mass flow meter maka akibat perubahan temperature cairan yang mampu merubah viskositas atau lebih-lebih tersedia gas atau udara yang terlilit dalam cairan, tidak mampu berpengaruh pada hasil pengukuran mass flow meter dikarenakan mass udara dan juga volume cairan tidak berpengaruh.

Hasil pengukuran flow meter dapat dilihat pada sebuah nilai yang tertera pada alat tersebut. Nilai tersebut berdasarkan hasil konversi dari sinyal berbentuk jumlah putaran per satuan detik yang dihasilkan oleh pergerakan pada kincir yang ditekan di antara jalur aliran. Dilihat dari cara membaca data atau nilai flow meter,alat ini dibagi ke dalam jenis analog dan digital.

Baik analog maupun flow meter digital keduanya tetap digunakan di industri sesuai dengan kebutuhannya.