Asam lambung naik menjadi salah satu penyakit yang patut diwaspadai karena jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi. Anda bisa mengatasinya baik dengan ramuan herbal, obat kimia, atau mengkonsumsi makanan tertentu. Namun, kenali jenis obat asam lambung seperti apa yang boleh dikonsumsi

Obat Asam Lambung

Asam pada lambung sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh, namun juga jumlahnya terlalu banyak justru akan menimbulkan masalah. Beberapa obat asam lambung bisa didapatkan tanpa harus menggunakan resep dokter. Anda juga bisa mengkonsumsi Nutriflakes untuk pengganti makanan dan terapi penyakit ini.

  1. PPI (Proton Pump Inhibitors

PPI bisa Anda dapatkan secara bebas dengan dosis yang lebih kuat. Omeprazole dan Lansoprazole termasuk dalam contoh jenis obat ini. PPI dipercaya efektif untuk menurunkan asam lambung khususnya untuk memulihkan penyakit GERD. Untuk aturan minumnya bisa ditanyakan langsung kepada apoteker.

Gunakan obat ini hanya untuk mengatasi asam lambung dan hindari penggunaan di luar dari anjuran. Jika setelah konsumsi obat ini ternyata asam lambung tidak kunjung sembuh, maka segera periksakan ke dokter.

  1. Antasida

Obat ini termasuk yang bisa didapatkan tanpa harus ada resep dokter dan bebas digunakan untuk menetralisasi asam lambung. Di dalam antasida terdapat kandungan simetikon untuk menyingkirkan gas berlebih dalam tubuh.

Perhatikan penggunan obat ini karena jika terlalu sering bisa menimbulkan efek samping. Contohnya seperti masalah diare, sembelit, kram perut, dan bahkan terkadang ginjal. Sehingga pastikan untuk mengikuti petunjuk seperti yang tertera pada label.

  1. H-2 Receptor Blockers

Histamin-2 Receptor Blockers dapat membantu mengurangi peningkatan produksi asam lambung. Contoh obat-obatan yang termasuk ke dalam jenis ini seperti cimetidine, ranitidine, dan famotidine. Kinerja obat ini memang tidak secepat jenis obat lainnya, namun lebih bisa bertahan lama sehingga keluhan akibat mag dapat diatasi.

Setelah minum obat ini, produksi asam lambung akan mengalami penurunan dan bisa bertahan ingga 12 jam. Obat ini bisa dibeli dengan bebas tanpa resep dokter dan harus dengan resep dokter jika dosisnya tinggi.

Anda bisa memilih salah satu dari beberapa macam obat-obatan di atas sesuai kebutuhan dan kecocokan masing-masing.