5 Metode Tak Biasa, namun Efektif untuk Belajar Bahasa

Sejak kecil kita dibiasakan untuk membaca doa sebelum memulai melakukan aktivitas. Hal tersebut dilakukan agar mendapatkan kemudahan serta keberkahan ketika akan melakukan aktivitas misalnya ketika mau belajar.

Jika kita membaca doa sebelum belajar, maka niscaya kita akan diberikan kelancaran dalam memahami pelajaran. Selain itu, pikiran juga akan diberi kemudahan untuk mengingat pelajaran yang disampaikan.

Lantas, doa sebelum belajar itu bunyinya seperti apa? Berikut doa belajar yang dikutip dari buku Pandungan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat karya Ust. Enjang Burhanudin Yusuf, M.Pd :

“Robbi zidnii ‘ilman warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-shoolihin.”

Artinya : “Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizki akan kepahaman, Dan jadikanlah aku termasuk golongan orang – orang yang shaleh.”

Ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan jika berdoa terlebih dahulu sebelum belajar, diantaranya yaitu :

  1. Diberi kemudahan dalam memahami pelajaran
  2. Diberi ketajaman daya pikir
  3. Ilmu yang dipelajari akan lebih bermanfaat dikemudian hari

Adapun keutamaan mencari ilmu menurut Islam sebagaimana yang dikutip dari Universitas Darussalam Gontor, adalah sebagai berikut :

  1. Bermanfaat Untuk Mengetahui Kebenaran

Dalam QS Ali Imran ayat 18, “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak untuk disembah) melainkan Dia, Yang Menegakkan Keadilan. Para malaikat serta orang – orang berilmu (juga yang menyatakan demikian itu). Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Dari ayat tersebut bisa diambil makna bahwa seseorang yang mengambil hikmah terhadap kebenaran yakni kebenaran terhadap Allah, Dia Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Bijaksana, serta tidak ada Tuhan selain Allah.

  1. Mendapatkan Pahala

Orang yang belajar akan mendapatkan pahala yang sama dengan yang mengajar (guru). Dalam sebuah hadits dari Ibnu Majah disebutkan bahwa, “Barang siapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala dari orang – orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi sedikit pun pahala orang yang mengerjakannya itu.”

Bahwa seseorang yang membagi ilmunya bagi orang lain akan mendapatkan pahala jariyah. Pahala jariyah sendiri adalah pahala yang tidak akan terputus setelah kita meninggal.

  1. Terhindar Dari Fitnah Dan Laknat

Menurut hadits yang diriwiyatkan oleh sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya dunia itu terlaknat, terlaknat segala isinya, kecuali zikir kepada Allah dan amalan – amalan ketaatan, demikian pula seorang yang alim atau yang belajar.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dari hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa dunia merupakan tempat dimana manusia mudah terpedaya dengan keindahan serta kenikmatannya. Yang bisa mengatasi hal tersebut adalah ibadah kepada Allah SWT dan terus – terusan belajar untuk mengetahui hal – hal tersebut.

  1. Perintah Untuk Menuntut Ilmu

“Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu,” (QS. Thaaha [20] : 114). Dari ayat tersebut bisa dimaknai bahwa Rasulullah SAW meminta ilmu kepada Allah SWT agar senantiasa dapat berada di jalan yang diridhai-Nya.

  1. Orang Yang Berilmu Akan Diangkat Derajatnya

Allah SWT akan mengangkat derajat orang – orang yang giat belajar. Ia juga memerintahkan untuk membagikan ilmu tersebut.

Hal tersebut tercantum dalam QS. Mujadilah ayat 11 : “Allah mengangkat orang beriman dan memiliki ilmu diantara kalian beberapa derajat dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

  1. Perintah Untuk Melaksanakan Kewajiban

Wahyu pertama yang diberikan oleh Allah SWT adalah surat Al-Alaq ayat 1 sampai 5 yang berisikan perintah untuk membaca.

Dari peristiwa tersebut bisa disimpulkan bahwa Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW untuk mencari ilmu dan menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim. Tujuan mencari ilmu adalah untuk memperoleh nilai – nilai dan pengetahuan yang bermanfaat.