PERINGATAN: Berikut ini berisikan spoiler untuk Academia Pahlawan aku Bab 348, “Tanpa Balas,” oleh Kohei Horikoshi, Caleb Cook, dan John Hunt, ada saat ini dengan bahasa Inggris dari Viz Media.

My Hero Academia: Poin Support Baru Toga mengikuti yang kuat untuk semuanya kekuatan

Himiko Toga mengagetkan fans Academia pahlawan aku saat ia menyikat Deku menjauhi medan perang yang ditugaskan di UA tapi ia belum usai jadi teror. Sesudah mengetahui jika rasa bahaya tidak sukses kepadanya, Deku mengelompokkan anak sekolah muda itu sebagai lawan alaminya. Toga tunda serang Deku sampai ia menampik perkembangan romantisnya, tapi demikian ia melakukan, mengutarakan poin support baru yang dekat mengikuti salah satunya dari 1 kekuatan semua.

Maklumat cinta Toga untuk Deku kemungkinan asli tapi benar-benar tidak bersalah. Untuk Toga, wujud cinta paling besar jadi lebih seperti object kemauannya dan dengan kekhasan alih bentuknya, ia beralih menjadi mereka secara harfiah. Pas sesudah pernyataan besarnya, ia menuntut beberapa darah Deku yang selekasnya ia tolak. Toga meneruskan monolognya tiada henti, mengutarakan jika mengganti jadi seseorang ialah mengenai cinta buatnya, dan ia pada akhirnya mengulang pertanyaan yang ia sampaikan ke Uraraka Ochaco sepanjang Perang Pembebasan Paranormal ke Deku.

Semenjak kematian 2x pada tangan Hawks, Toga cemas mengenai bagaimana beberapa pahlawan itu menganggap dan League of Villains. Ia tidak dapat meredam daya magnet dengan darah yang tiba dengan kekhasan dan perbuatannya, yang nampaknya psikopat untuk seseorang, hanya gestur diri yang jujur Toga. Ia jemu karena harus berpura -pura jadi anak sekolah biasa dan menampik kehidupan lama waktunya untuk tergabung dengan liga. Sayang, ia masih rawan pada orang -orang yang sama-sama menghayati yang diperkembangkan oleh beberapa siswi seusianya dan ia cukup menghargai Deku untuk bertanya gagasannya yang jujur mengenai dianya.

Deku memiliki empati dengan kemauannya untuk jadi lebih sama seperti yang ia sayangi, bahkan juga memperbandingkan penglihatannya yang bengkok mengenai kasih-sayang dengan penyembahannya untuk semuanya kemampuan. Tetapi, seperti Uraraka, ia tidak dapat maafkan kecondongan Toga untuk mencelakakan orang tidak berdosa dan ia memberitahu toga. Ia ambil penampikan ini dengan benar-benar keras dan mendakwa Deku cuma berkenaan orang -orang yang tradisionil diproteksi oleh beberapa pahlawan sebagai “manusia sejati”. Dalam waktu cepat, hatinya pada Deku betul -benar lenyap dan ia mulai serang dengan poin support anyarnya.

Poin support baru Toga dibuat di atas dasar seragam sekolahnya yang lebih tua/perlengkapan penyimpanan darah tapi dengan beberapa kenaikan khusus. Itu terbagi dalam pedang yang disokong oleh mini-thrusters yang dapat melayang-layang dan serang sama seperti yang diharapkan Toga. Sanjungan ini menempel pada unit khusus dalam tubuh Toga oleh kabel fleksibel panjang yang kemungkinan berperan sebagai tabung yang mengusung darah ke Toga dari cidera apa saja yang kemungkinan diakibatkan oleh bilah. Dampak keseluruhnya memberi kesan-kesan tentakel yang tumbuh dari punggung Toga yang paling serupa dengan bagaimana Deku memakai Blackwhip selama saat main hakim sendiri.

Toga belum mengonfirmasi atau menyanggah ide dibalik handphone anyarnya, tapi itu bukan pengenduran untuk memandang jika ia sudah disamakan hingga ia dapat semakin pas dengan Deku. Tetapi kemiripannya lenyap kepadanya karena Deku tak pernah mengaku poin support lalu coba menghindariinya. Toga secara cepat menunjukkan begitu berbahayanya alat anyarnya saat ia serang dan akan membuat Uraraka yang cedera kronis membuat Tsuyu ASUI tidak ikut serta. Di saat yang cepat saat Toga kebingungan, Deku meluncur ke arah UA tapi transisi itu tidak bisa dikelompokkan sebagai kemenangan keseluruhan. Saat ia tiduran, Toga nampaknya nikmati realita jika ia sukses merumput Uraraka dan saat ini mempunyai akses ke darahnya. Apa yang ia targetkan untuk dipakai untuk diraih belum juga dijumpai tapi ketahui toga, itu tidak menjadi suatu hal yang bagus.

 

 

Baca Anime di westmanga