Jasa arsitek bukan hanya terbatas dengan mendesain bangunan fisik rumah semata. Dengan menggunakan perantara arsitek, rumah dapat dibangun secara efisien.

Baik dari segi struktur, material bangunan, hingga bujet yang nantinya akan dikeluarkan dalam renovasi surabaya.

Apakah Anda penasaran dengan tarif jasa arsitek dan bagaimana cara menemukan jasa arsitek yang tepat? Sebelum membahas lebih lanjut terkait tarif arsitek, cara perhitungan, dan bagaimana menemukan arsitek yang tepat, akan lebih baik jika Anda mengetahui poin-poin bahasan artikel di bawah ini.

  1. Perhitungan dan Tarif Jasa Arsitek Paling Umum Di Indonesia
    • Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Rencana Anggarannya
    • Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Luas Per Meter Persegi
  2. Keunggulan Menggunakan Jasa Arsitek
  3. 5 Cara Menemukan Jasa Arsitek yang Tepat
    • Jasa Arsitek Bersertifikat
    • Lihat Portofolio Jasa Arsitek
    • Ketahui Testimoni Klien Sebelumnya
    • Ketahui Cara Kerja dan Kesesuaian Gaya
    • Jasa Arsitek yang Sesuai Bujet

Berikut penjelasan penghitungan tarif jasa arsitek dan bagaimana menemukan jasa arsitek yang tepat sesuai kebutuhan Anda.

 

Perhitungan dan Tarif Jasa Arsitek Paling Umum di Indonesia

 

Perhitungan tarif jasa arsitek di Indonesia secara lazim sudah diatur oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Tarif arsitek dipengaruhi oleh keseluruhan keseluruhan biaya pembangunan dan kategori style bangunan yang rencananya dibangun. Kedua faktor ini bakal menjadi pertimbangan sebelum saat pada akhirnya tarif jasa arsitek ditentukan.

Dengan tarif yang dibayarkan tersebut, klien yang bersangkutan bakal memperoleh layanan jasa arsitek menjadi berasal dari tahap perencanaan, pengembangan, hingga pengawasan berkala. Untuk lebih jelasnya tentang perhitungan dan tarif jasa arsitek di Indonesia, bakal dijelaskan lebih lanjut terhadap poin-poin di bawah ini.

Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Rencana Anggarannya

Perhitungan tarif arsitek paling lazim adalah bersama dengan memanfaatkan acuan rancangan anggaran pembangunan rumah. Namun selain itu, mesti diketahui kategori bangunan yang bakal dibangun, gara-gara perihal ini termasuk bakal pengaruhi tarif arsitek yang berlaku.

Sebagai penjelasan lebih lanjut, kategori style bangunan yang dimaksud adalah berdasarkan tingkat kesulitan dan kegunaannya.

Tipe kategori bangunan dibagi menjadi lima meliputi kategori bangunan khusus, sosial, kategori bangunan 1, 2 dan 3. Masing-masing kategori tersebut memiliki takaran besaran tarif yang dikenakan untuk arsitek.

Berikut ini merupakan tabel tarif arsitek yang menjadi acuan arsitek di Indonesia yang diberlakukan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Jika rancangan anggaran biaya pembangunan tempat tinggal khusus sebesar Rp300 juta, bersama dengan masuk tarif terhadap kategori 3, maka perhitungan tarif jasa arsitekJadi tarif yang dikenakan untuk jasa arsitek bersama dengan rancangan anggaran sebesar Rp300 juta adalah sebesar Rp24 juta.

 

Tarif Jasa Arsitek Berdasarkan Luas Per Meter Persegi

Perhitungan selanjutnya adalah bersama dengan berdasarkan luas per mtr. persegi bangunan yang dibangun. Besaran tarif jasa arsitek per mtr. biasanya berkisar pada 150-800 ribu/m2.

Namun, lebih dari satu arsitek mampu menerapkan harga dibawah maupun di atas tarif umum. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh kapasitas pengalaman dan portofolio arsitektur sebelumnya.

 

Luasan lingkup kerja jasa arsitek termasuk bakal pengaruhi tarifnya.

Secara umum, area lingkup arsitek dibagi menjadi lebih dari satu tahap, menjadi berasal dari proses memicu rancangan rancangan hingga tahap pengawasan pembangunan.

Ruang lingkup ini menambahkan area arsitek termasuk untuk menjadi kontraktor yang bertanggung jawab dalam pengawasan, penentuan bahan material, dan kewajiban kontraktor lainnya.