Doa aqiqah anak laki-laki dan perempuan merupakan hal yang penting doa yang harus dibaca saat melaksanakan rangkaian proses aqiqah. Mulai dari penyembelihan hewan kurban, pencukuran rambut, hingga saat walimah.

Dalam Islam, maksud dari aqiqah adalah sebuah bentuk penebusan untuk sang anak. Hal tersebut berdasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, bahwa Rasulullah shallahu alaihi wassalam pernah bersabda, Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud, An Nasai, dan Ibnu Majah)

Lalu, bagaimana prosesnya dan apa saja yang perlu doa yang perlu dibaca saat aqiqah? Yuk, kita simak ulasannya sebagai berikut.

1. Doa ketika menyembelih hewan kurban 

Bismillahi wallahu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘ aqiqatu (sebutkan nama lengkap anak).

Artinya: “Dengan menyebut asma Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah kami, inilah aqiqahnya (sebutkan nama lengkap anak).”

2. Doa ketika mencukur rambut

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil’alamin. Allahumma nurus samawati wa nurusy syamsyi wal qamari.

Artinya: “Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala Puji bagi Allah, Tuhan Semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari, dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasulullah SAW, dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.”

3. Doa ketika meniup ubun-ubun bayi 

Allahumma inni u’idzuha bika wa dzurriyyataha minasy syaithanir rajim.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.”

4. Doa ketika walimah

Allahummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyani wa min jami’is sayyiati wal ‘ishyani wahrishu bihadlanatika wa kafalatika al-mahmûdati wa bidawami ‘inayatika wa ri’ayatika an-nafîdzati nuqaddimu biha ‘alal qiyami bima kalaftana min huqûqi rububiyyatika al-karîmati nadabtana ilaihi fîma bainana wa baina khalqika min makarimil akhlaqi wa athyabu ma fadldlaltana minal arzaqi. Allahummaj’alna wa iyyahum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`ani wa la taj’alna wa iyyahum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyani.

Artinya: “Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela.”

Kantin aqiqah