Niat Sholat Dhuha dan Doa Setelah Sholat Dhuha | Popmama.com

Salat dhuha menjadi satu diantara salat sunah yang memiliki keutamaan menakjubkan. Amalan ini dikerjakan sebanyak 2 hingga 12 rakaat. Salat dhuha dikerjakan mulai dari matahari terbit hingga menjelang waktu salat zuhur. Estimasi waktu terbaik mengerjakannya di Indonesia adalah sekitar pukul 08.00 hingga 11.00.

Perlu diketahui juga bahwa salat penarik rezeki ini disunahkan untuk tidak dikerjakan berjamaan, namun sendiri – sendiri. Ada banyak sekali manfaat dari mengerjakan salat dhuha antara lain bagi siapapun yang mengerjakan salat dhuha, maka Allah SWT akan membangunkan rumah indah yang terbuat dari emas kelak di surga. Selanjutnya, umat Islam yang mengerjakan salat dhuha juga akan mendapatkan pahala layaknya mengerjakan ibadah umroh.

Kemudian, manfaat paling terkenal dari mengerjakan salat dhuha adalah akan mendapatkan kemudahan rezeki. Sebab, setiap muslim maupun muslimat yang menunaikan salat dhuha akan dimudahkan rezekinya layaknya mendapat harta ganimah atau harta rampasan perang dengan cepat.

Selain bisa mendapat berkah berupa kelancaran rezeki, mengerjakan salat dhuha juga akan mempermudah pekerjaan sehari – hari seperti berbisnis, naik jabatan, bahkan hingga dimudahkan mendapatkan jodoh.

Lantas, bagaimana bacaan niat yang dianjurkan sebelum mengerjakan salat dhuha? Berikut akan dijelaskan bacaan niat salat dhuha beserta tata cara dan doanya :

  1. Niat

Sebelum menunaikan salat dhuha, umat Islam dianjurkan untuk membaca niat berikut ini.

Bacaan Latin : Ushalli Sunnatadh-dhuha rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya : “Aku niat sholat sunah dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala.”

 

  1. Tata Cara

Sebelum menunaikan ibadah salat dhuha, umat Islam harus mengetahui terlebih dahulu tata cara salat dhuha. Berikut tata caranya yang benar :

  • Baca Doa Iftitah terlebih dahulu.
  • Lalu baca Surat Al-Fatihah.
  • Selanjutnya baca satu surat di dalam Al-Quran. Anjurannya, baca surat Asy-Syam pada rakaat pertama dan surat Al-Lail pada rakaat kedua.
  • Ruku dan baca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Iktidal dan baca doanya.
  • Sujud pertama dan baca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Duduk diantara dua sujud dan baca doanya.
  • Sujud kedua dan baca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Setelah selesai mengerjakan rakaat pertama, kerjakan rakaat kedua sebagaimana cara yang sudah disebutkan diatas.
  • Lalu tasyahud akhir.
  • Setelah selesai rakaat kedua, baca salam dua kali.
  • Untuk rakaat – rakaat selanjutnya dikerjakan dengan tata cara yang sama seperti contoh diatas.

 

  1. Bacaan Doa

Bacaan Latin :

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka.

Allaahuma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shaalihiin.

Artinya :

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.

Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah.

Apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”