Strategi Serangan dan Strategi Pertahanan Olahraga Sepak Bola

Strategi Serangan dan Strategi Pertahanan Olahraga Sepak Bola

Pengertian Strategi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, strategi adalah rencana kegiatan yang cermat untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi dijalankan sebelum permainan dimulai. Strategi berbeda dari taktik, strategi jangka panjang, pendekatan yang kompleks dan bertujuan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. dan berlangsung lama serta melibatkan beberapa pemangku kepentingan. Sedangkan taktik dilakukan dalam kerangka waktu yang lebih singkat.

Strategi adalah taktik atau pengertian yang dikembangkan sebelum pertandingan dan digunakan oleh pemain dan pelatih untuk memenangkan permainan yang dimainkan secara sportif dan sehat. Strategi mengacu pada gerakan yang diperlukan dalam permainan. Kedudukan strategi dalam olahraga memiliki arti penting sebagai pendukung aspek taktis olahraga. Jadi terdapat perbedaan antara taktik dan strategi, namun dalam prakteknya saling terkait dan saling mendukung untuk mencapai tujuan yang sama yaitu memenangkan pertandingan.

Strategi tanpa taktik adalah jalan panjang menuju kemenangan, taktik tanpa strategi adalah kebisingan sebelum kekalahan. Strategi dan taktik mungkin merupakan dua hal yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sebagai gambaran dalam sebuah pertandingan sepak bola, seorang pelatih menyajikan strateginya berupa strategi serangan untuk kemenangan tim dengan taktik yang digunakannya berupa formasi 4-3-3 dengan tiga penyerang secara bersamaan, taktik jarak jauh yang dilakukan oleh masing-masing. penyerang, dan taktik lain yang mendukung strategi penyerangan. Artinya, suatu strategi harus sesuai dengan taktik yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan yaitu kemenangan tim dan sebaliknya, karena jika strategi dan taktik tidak sesuai maka tujuan yang diharapkan akan sangat sulit dicapai.

Menurut Djoko Pekik Irianto (2002:94), ciri-ciri penerapan strategi adalah sebagai berikut:

  • Taktik ditentukan sebelum pertandingan dimulai
  • Pembuatan strategi tergantung pada keadaan, lokasi dan sistem yang digunakan
  • Memprioritaskan hasil mengamati kekuatan lawan
  • Pelajari tentang pelatihan otomatisasi, pola, jenis serangan, dan pertahanan terhadap individu, kelompok, atau tim.
  • Keberadaan pelatih lebih penting daripada atlet.

Menurut Djoko Pekik Irianto (2002: 94), ada beberapa jenis strategi bermain sepak bola sebagai berikut:

1) Strategi jangka panjang
Strategi jangka panjang disiapkan sebelum pertandingan, antara lain mengamati lawan, mencari kekuatan dan kelemahan lawan, mengembangkan pola yang cocok untuk mengatasi lawan, termasuk mempersiapkan atlet.

2) Strategi cepat
Strategi yang dibuat pada awal permainan adalah penilaian terhadap kemampuan lawan, misalnya pada menit-menit awal penyerangan atau upaya meningkatkan kemampuan penjaga gawang melalui banyak tembakan.

3) Strategi objektif dan subjektif
Strategi tujuan berhubungan dengan kekuatan dan kemampuan pemain itu sendiri dalam aktivitas tertentu. Sedangkan strategi subjektif berkaitan dengan pengambilan keputusan selama permainan.

Menurut Komarudin (2005:60), strategi dibagi menjadi dua, yaitu strategi menyerang dan strategi bertahan, yang diuraikan sebagai berikut:

Strategi Serangan

a) Gerakan tanpa bola
Pergerakan seorang pemain tanpa bola sebenarnya sangat penting dan krusial dalam menyerang. Seorang pemain ballose dapat menciptakan berbagai kondisi yang menguntungkan bagi timnya dengan gerakannya. Permainan sepak bola modern saat ini dimainkan dengan cara bermain lincah dalam gerak. Memindahkan pemain tanpa bola memiliki beberapa tujuan, salah satunya adalah berlari ke ruang kosong. Berlari ke ruang kosong berarti pemain lolos dari kendali lawan. Ada beberapa manfaat berjalan ke ruangan kosong, yaitu:

  • Beri teman Anda kesempatan untuk mengoper bola.
  • Pemain dapat melewati lebih mudah tanpa gangguan.
  • Pemain lawan diambil dari area tertentu sehingga teman dapat mengisi tempat tersebut untuk mendapatkan operan.
  • Mengganggu pertahanan lawan.

b) Gerakan dengan bola
Dalam sepak bola modern, dimana pertahanan menjadi lebih kuat, pertahanan lawan terhadap penyerang menjadi semakin ketat, sehingga menyulitkan penyerang untuk menembus pertahanan lawan dengan menggiring bola sendirian. Sangat membutuhkan dukungan dari pemain lain tanpa bola melawan pemain yang memiliki bola.

c) Wall pass atau pass dua
Strategi wall-matching ini melibatkan dua pemain, namun strategi ini sangat berbahaya jika dilakukan dengan sangat cepat. Wallpass sangat efektif digunakan saat pertahanan lawan sangat ketat, karena tidak memungkinkan pemain berlama-lama menguasai bola.

d) Lempar ke dalam
Throwing in adalah salah satu strategi potensial dalam menyerang. Lemparan ke dalam biasanya dilakukan di area pertahanan lawan.

e) Tendangan sudut dan tendangan bebas
Tendangan sudut dan tendangan bebas merupakan momen penting atau menguntungkan dalam serangan, biasanya kedua tendangan ini dilatih khusus pada pemain yang memiliki keunggulan dalam tendangan bebas dan tendangan sudut.

Strategi Pertahanan

Setiap tim yang mendapat serangan lawan akan melakukan pertahanan yang dimulai dimana bola dikuasai oleh lawan. Pertahanan dilakukan secara individu, unit atau tim secara keseluruhan.

Secara umum strategi bertahan dalam permainan sepak bola dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Satu-ke-satu menunggu (merek man-to-man)
  • Penjaga area (zona ditandai)
  • Merek serikat pekerja
  • Strategi bertahan menurut sistem permainan, yaitu:
  • Sistem tiga orang
  • Sistem empat orang
  • Sistem pertahanan Libero

Untuk pertahanan satu lawan satu dilakukan di sepertiga lapangan permainan, sedangkan untuk pelestarian wilayah dilakukan di dua pertiga area lapangan lawan. Penjagaan gabungan biasanya dilakukan oleh sebuah tim ketika menghadapi lawan yang memiliki kemampuan timnya, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa penerapan strategi bertahan selalu disesuaikan dengan situasi dan kondisi lawan.

Formasi (sistem) dalam permainan sepak bola sebagaimana diatur dalam peraturan sepak bola, merupakan cara dimana setiap pemain dapat menempatkan posisi, kedudukan dan pembagian tugas. Ini berlaku baik selama serangan dan selama pertahanan. Dengan sistem ini, setiap pemain mengetahui tugas utamanya, area atau ruang masing-masing, apa yang harus dilakukan saat menyerang atau bertahan dan ke mana harus bergerak.

Dengan formasi, pola serangan dan pertahanan akan terkoordinasi dengan rapi dan kerja sama akan jauh lebih fokus. Setiap formasi memiliki karakteristik dan membutuhkan karakteristik atau tingkat kemampuan pemain yang berbeda. Bahkan setiap posisi pemain dalam sistem tertentu membutuhkan pemain dengan kualitas yang berbeda-beda.

Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.Com